Reporter Majalah Papadaan (20/2) Keluarga Mahasiswa Kalimantan Mesir (KMKM) resmikan pembentukan Borneo Book Club (BBC) dan Borneo English Club (BEC) di Wisma KMKM Hay Tasi, Nasr City, Kairo.
Di bawah naungan Divisi Pendidikan Dewan Pengurus KMKM (DP KMKM) kedua komunitas ini bertujuan untuk mengumpulkan orang-orang yang punya minat dan ingin belajar baik dalam literasi buku atau Bahasa Inggris dalam suatu komunitas. Borneo Book Club dalam hal ini bekerja sama dengan Majalah Papadaan badan otonom KMKM yang bergerak dalam jurnalistik dan literasi yang lebih umum lagi, di dalam BBC ini semua orang bebas menyampaikan apa yang ia baca dan juga isi pikirannya.

“Disini kita akan dan diajarkan cara membaca yang efektif dan akan diajarkan juga kaidah kepenulisan umum dalam hal ini kita bekerja sama dengan Majalah Papadaan.” ucap Mukarramah Pengurus BBC
Ibnu Sina Koordinator DP Pendidikan KMKM menyampaikan kalau BEC akan lebih banyak memfokuskan pada speaking dan listening supaya lebih cepat menumbuhkan kemampuan berbahasa Inggris, Ibnu juga menyampaikan pentingnya dan banyak kesempatan besar bagi orang yang pandai berbahasa Inggris, bahkan Grand Syekh Al-Azhar saat ini selain fasih berbahasa Arab beliau juga pandai berbahasa Inggris dan Perancis.
“Disini kita akan lebih banyak melakukan speaking dan listening supaya kita lebih cepat belajarnya karena kita selalu menerapkan apa yang kita pelajari. Apalagi bagi yang mengikuti keduanya (BBC & BEC) dia belajar mengumpulkan dan mendapatkan maklumat yang ia dapatkan dari buku dan mendiskusikannya di BBC kemudian ia sampaikan dengan berbahasa Inggris di BEC.”

“Bahasa Inggris adalah bahasa global saat ini, Grand Syekh Al-Azhar saat ini beliau pernah berkuliah di Universitas Sorbonne Perancis dan beliau menguasai Bahasa Inggris dan Perancis.” Ucap Ibnu Sina dalam menyampaikan pentingnya Bahasa Inggris.
Reporter: Faruq
Editor: M. Raqiib Akbar
