
Reporter Majalah Papadaan, Sabtu (03/8) Dr. Akhmad Ikhwani Lc, Ma. salah satu peraih predikat Summa Cumlaude S3 Universitas al-Azhar mengisi acara Seminar dan Dialog Interaktif Kharithatul ‘Ulum sekaligus penutupan Daurah Mawarist yang diadakan di wisma KMKM.
Acara diadakan setelah salat magrib, dimulai dengan beberapa sambutan dari Gubernur KMKM, Direktur Mawar ICMI Cairo, Pemateri Daurah Mawarist, lalu masuk acara inti yaitu Seminar dan Dialog Interaktif Kharithatul Ulum.
Dalam dialognya beliau mengatakan bahwa al-Azhar memiliki dua orientasi utama, yaitu menjadikan pribadi muslim yang “paripurna” dan mencetak ulama dengan kapasitas keilmuan yang mumpuni.

Kemudian beliau menjelaskan klarifikasi peta keilmuan al-Azhar dalam mencapai dua orientasi utama tersebut, serta menyampaikan pesan-pesan. Diantaranya, bahasa adalah pondasi yang harus lebih dulu kita kuasai sebelum mempelajari ilmu lainnya. Lalu, kita harus mengerti diri sendiri, sampai mana ilmu yang kita kuasai dan yang mana harus kita dalami. Beliau menambahkan bahwa sebelum kembali ke negeri tercinta kita harus hafal al-Qur’an 30 juz dengan dalil “laysa azhary man lam yahfazhil Qur’an” .

“Karena belajarnya lebih detail dari yang dulu pernah dipelajari, jadi lebih sadar ilmu itu luas, maka kita jangan cepat puas dan segala-galanya sudah diatur dalam Islam dengan sebaik-baiknya pengaturan” Kata Dayu Rilla Rabbani sebagai salah satu peserta Daurah Mawarist malam itu.
Acara ditutup dengan doa dan bincang santai sesama warga KMKM.
Reporter: Riadatun Nisa
Editor: Muhammad Aqilurrahim
