Reporter Majalah Papadaan – Borneo Cup, ajang kompetisi olahraga yang mempertemukan pelajar Indonesia (Kalimantan), Malaysia (Serawak dan Sabah) serta Brunei Darussalam yang ada di Mesir resmi dibuka pada Rabu sore (25/09) bertempat di Nadi Riyadhi, Hay Sadis. Para peserta dari tiap negara menunjukkan antusiasme yang sangat besar dalam menyambut kompetisi dua tahunan ini.
Sayid Hafid Abdillah selaku Wakil Gubernur KMKM periode 2019-2020 menuturkan, “Kalimantan sangat semangat semua, apalagi pak gubernur kita Akhmad Zaini Arifin. Saking semangatnya, beliau mencoba mengarang sebuah lagu khusus untuk Borneo Cup 2019 ini sebagai kenang-kenangan. Para atlet juga sangat antusias, bisa dilihat dari latihan mereka yang padat sekali.”
“Di bulan sembilan ini masih banyak warga Brunei yang belum kembali (ke Mesir). Namun dengan kuantitas yang ada sekarang, bagi saya sudah cukup untuk kita memeriahkan ajang kompetisi ini,” Afiq Hariri, Unit Sukan dan Kesehatan Badan Kebajikan Penuntut Brunei Darussalam di Mesir memaparkan.
Mengenai manfaat dari acara ini, Sayid Hafid menjelaskan, “Acara ini menjadikan kita lebih saling kenal lagi dengan tetangga dari negara lain. Kalau selama ini kita menjalin silaturahmi dengan tetangga antar provinsi, kali ini kita jalin silaturahmi dengan tetangga yang berbeda negara.”
“Sebelum ini saya jarang berjumpa dengan kawan-kawan dari Kalimatan, Serawak dan Sabah. Bagi saya, ini adalah cara untuk mencari sahabat-sahabat baru dari luar,” ujar Afiq Hariri.
Acara yang dilaksanakan pada tanggal 25-30 September ini dibagi dalam 6 cabang perlombaan: futsal, badminton, voli, netball, tenis meja dan bowling. Penutupan acara Borneo Cup akan diadakan di Nasr City Sporting Club pada tanggal 30 September mendatang.
Reporter: Muhammad Zainnur Royyan
Editor: Nishpi Anita Syahma