Kairo, Papadaan KMKM – Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Mesir (PPMI Mesir) sukses tampilkan kesenian dan kebudayaan Indonesia di Mesir tepatnya di acara “Atmosphere of Indonesia” yang bertempat di International Garden, Nasr City, Cairo, Kamis (19/7). Acara ini disambut antusias oleh para penonton yang tidak hanya warga Indonesia namun juga warga Mesir. Acara yang dijadwalkan dimulai pukul 16:00 clt. namun baru bisa dimulai pukul 18:00 clt. karena ada beberapa kesalahan teknis.
“Sayang banget acaranya gak mulai tepat waktu, padahal kita udah hadir disini dari jam 4 sore” komentar salah satu penonton yang sedikit kecewa karena acara lambat dimulai. Namun dengan kesabarannya menunggu, akhirnya tergantikan karena penampilan dan atraksinya yang sangat apik dan mengesankan.
Atmosphere of Indonesia adalah ajang promosi kebudayaan Indonesia di kancah internasional khususnya di Mesir. Serta sebagai agenda terbesar yang tidak hanya akan menggoncang para mahasiswa Indonesia yang ada di Mesir, namun juga masyarakat Mesir itu sendiri. Dengan acara ini seakan-akan negara Mesir bernuansa Indonesia. Walaupun berada di Negeri Kinanah, bahwasanya mahasiswa Indonesia tidak lupa akan budayanya sendiri.
Dalam sambutannya, Muhammad Yusuf Abdullah selaku ketua panitia acara ini mengucapkan selamat datang kepada seluruh hadirin. Sebelumnya acara ini sudah dilaksanakan beberapa kali yang bertempat di Hadiqah al-Azhar dan Pusat Kesenian Indonesia (puskin). Hari ini adalah puncak dari agenda tersebut. Di akhir sambutannya ia tak lupa untuk meminta maaf atas keterlambatan mulainya acara.
“Indonesia terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, terbagi dalam 34 provinsi dengan kebudayaan, bahasa dan etnis yang berbeda-beda. Jika perbedaan adalah rahmat bagi seluruh alam, maka Indonesia adalah rahmat bagi seluruh manusia” papar Muhammad Huduri yang menjabat sebagai wakil presiden PPMI dalam sambutannya.
Acara resmi dibuka oleh perwakilan KBRI Kairo, bapak Soni Sasongko, kemudian penampilan Tari Galombang dari daerah Sumatera Barat. “Saya sangat mengapresiasi mahasiswa Indonesia yang mengadakan acara ini. Sebagai rangka mempromosikan kebudayaan Indonesia di kancah internasional. Semoga dengan acara ini dapat mempererat diplomasi bilateral antara Indonesia dengan Mesir” tuturnya.
Acara ini menampilkan kebudayaan dan kesenian dari beberapa daerah di Indonesia, diantaranya Tari Zapin, Tari Indang, Tari Malulo, Tari Poco-Poco, Tari Saman, Tari Tor-Tor, Silat, Rampak Bedug dan masih banyak lagi yang lainnya.
“Kalo perasaan ana, tentu sangatlah bangga dan senang. Bagaimana tidak, Indonesia sangatlah dikenal dengan beragam perbedaannya. Namun bisa bersatu dalam warna-warni perbedaan itu. Dengan diadakan acara ini artinya kita memperkenalkan Indonesia lebih luas kepada orang asing yang mungkin hanya mengenal Indonesia sebatas nama saja” komentar Teguh Munara sebagai salah satu partisipator yang menampilkan Tari Saman dari Aceh ketika ditanya perihal perasaannya ikut serta memeriahkan acara ini.
“Acaranya memuaskan, bagus untuk ajang perkenalan kebudayaan Indonesia. Walaupun saya orang Indonesia, ternyata masih banyak budaya Indonesia yang belum saya ketahui” komentar salah satu penonton yang penuh antusias.
Dengan adanya acara ini diharapkan mahasiswa Indonesia yang ada di Mesir semakin mencintai kebudayaannya serta dapat lebih memperkenalkan dan mengharumkan kebudayaan Indonesia di kancah internasional khususnya di Negeri Para Nabi ini, Negeri Seribu Menara.
Redaksi: Zahidah Nabilah
Editor: Hudaili Abdul Hamid dan M. Aqilurrahim





