
Dimulai dengan khataman al-Qur’an pada pukul 5 petang hari kemarin, sabtu (20/04/2019). Masjid al-Iman, Muqottom dipenuhi oleh para wafidin dan masyarakat sekitar maupun yang jauh, berduyun-duyun hadir dalam rangka menghidupkan kegiatan malam nisfu sya’ban.
Acara demi acara yang dipimpin langsung oleh Syekh Dr. Muhammad Muhanna ini berlangsung dengan penuh khidmat. Sesi khataman yang berlanjut hingga mendekati waktu salat magrib itupun diakhiri dengan iftar bersama. Para hadirin kembali disuguhkan bingkisan makanan dan minuman yang didermakan oleh para donatur.

Suasana pembacaan surah Yasin sehabis makan bersama pun tak kalah takzim. Amalan-amalan yang diawali dengan membaca Yasin, terhimpun rapi dalam kitab ‘أحكام إحياء ليلة النصف من شعبان’, karya al-Imam ar-Roid Syekh Muhammad Zaky. Kitab yang dibagikan itu memuat banyak dalil tentang bolehnya hukum membaca amalan-amalan tersebut. Begitu pula sekelumit sejarah di dalamnya yang menceritakan tentang apa saja perbuatan Rasulullah, para sahabat dan salaf saleh saat malam nisfu.
Beberapa menit sebelum azan isya dikumandangkan, Syekh Muhanna menyempatkan diri untuk memperdengarkan ke khalayak ramai dalil-dalil yang termaktub di dalam kitab. Di barnamij ini Syekh menjelaskan tentang keutamaan-keutamaan malam nisfu sya’ban yang senada dengan beberapa tafsiran ayat al-Quran.
Lalu dilanjutkan dengan zikir bersama yang saat itu semua terlihat khusyuk dalam membacanya, mengikuti bacaan syekh yang ditugasi oleh Dr. Muhanna untuk memimpin kegiatan. Untuk menghilangkan kejenuhan, hadirin dihibur oleh lantunan-lantunan syair dari 5 personel munsyid yang diundang oleh panitia.

“Masjid ini biasanya digunakan untuk acara-acara besar, beberapa pengajian beliau pun juga diselenggarakan di sini”, ucap seorang senior KMKM yang kerap dipanggil ‘Bang Wijak’. “Peringatan maulid dan isra mikraj pun diadakan disini”. Lanjutnya.
Akhirnya, salat sunah tasbih pun menjadi puncak kegiatan malam itu.
Reporter: Achmad Fauzi
Editor: Muhammad Aqilurrahim
