
Reporter Majalah Papadaan – Dalam perkenalan lebih akrab seputar KMKM, sekaligus pembekalan mahasiswa KMKM tahun kedatangan 2019, Ustaz Muhammad Rosyadi bersama Ustaz Syamsul Fajeri menjadi narasumber dalam kegiatan Ormaba yang diadakan oleh DP Pendidikan dan DP Sosial, Selasa 4 Februari 2020. Bertempat di aula wisma KMKM, Distrik 9, Nasr City.
Menariknya dari acara tersebut, Ustaz Rosyadi ini merupakan tamu spesial, selaku alumni al-Azhar sekaligus KMKM yang sedang menjalani masa pengabdiannya di Tanah Banua, mengajar di Ponpes Rasyidiyah khalidiyah Amuntai. Beliau pun salah satu _Azhary_ Kalimantan yang sukses dalam ranah perbisnisan.

Sepulang dari umroh bersama sang istri dan ibu mertua, di Mesir beliau ingin menyempatkan diri untuk bersilaturahim kepada warga KMKM. Maka kesempatan ini diambil Akhmad Zaini Arifin selaku Gubernur KMKM untuk menghadirkan beliau dalam Ormaba tahun ini.
Mewejang adik-adik yang baru saja memulai perjuangan di Negeri Kinanah ini, beliau memperkenalkan tentang apa itu KMKM “KMKM adalah tempat kembalinya kita di sini, KMKM adalah tempat silaturahim kita dan kmkm adalah tempat kita mencari atau bermusyawarah bersama,” ucap beliau
“Karena ini adalah keluarga kita, kita sama-sama bersama,” lanjut beliau.
Alih-alih memberi tips untuk kehidupan di Mesir, beliau lebih memilih memberi banyak nasihat kehidupan yang telah dialami. Terutama pengalaman setelah lulus dan pulang ke tanah air, “Ambil setiap pelajaran di Kairo ini, ambil pelajaran hidup, _i’tibar_, apa yang terjadi pada kalian, baik dengan orang lain maupun dari diri sendiri.”

Sampai bagaimana bersikap dengan gelar pun beliau mengajarkan kepada para hadirin, “letakkan dulu lah gengsi Lc-mu itu. Jika kamu masih gengsi dengan yang namanya Lc, tidak mau mengambil apapun pekerjaan, berarti kamu menolak rezeki dari Allah. Gimana Allah mau ngasih lebih? Dimana hakikat kalian untuk belajar Lc?”
“Orang-orang itu senang dengan kita karena kepribadian kita, kita _ta’dzim_, _takrim_ dengan orang-orang yang lebih tua. Itulah Lc akhlakul karimah.” lanjut beliau memaknai gelar Lc.
Reporter: Achmad Fauzi
Editor: Riadatun Nisa
