Kairo, Majalah Papadaan KMKM – Tradisi ziarah ke makam Aulia Allah adalah kebiasaan baik. Perlu kian ditingkatkan lantaran mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai sarana menghormati dan memuliakan jasa ataupun kebaikan para ulama di zaman dulu. Dengan demikian, Keluarga Besar Mahasiswa Kalimantan Mesir (KMKM) mengadakan ziarah makam Wali Allah Syekh Imam Ahmad al-Badawi. Sabtu(01/09), Thantha, Mesir.
Syekh Imam Ahmad al-Badawi tergolong Wali Allah yang menempati maqam Quthb al-Awliya al-Ghauts al-‘Adzhim, ahli Futuwwah terbesar di Mesir yang kemasyhurannya dikenal oleh banyak orang. Beliau juga terkenal sebagai pendiri Tarekat Badawiyyah. Makam beliau terdapat di Thantha yang menjadi pusat ziarah utama di Mesir. Diyakini pula Allah mengabulkan doa-doa dari mereka yang berziarah di makamnya, lantaran berkah dan karamah Wali Allah ini. Dan perayaan Maulid Syekh Ahmad al-Badawi senantiasa dihadiri oleh setidaknya jutaan orang.
Kegiatan ziarah ini yang diikuti sekitar 40 orang warga KMKM diawali dengan titik kumpul di stasiun Ramsis, kemudian berangkat bersama-sama menuju Thantha.
“Tujuan diadakannya ziarah Thantha ini agar kita bisa mengingat para Aulia Allah dan mendekatkan diri kepada Allah. Disamping itu juga untuk merekatkan hubungan kekeluargaan antar warga KMKM khususnya.” Kata ketua DP Sosial KMKM, selaku panitia ziarah Thantha, Muhammad Erfan.
“Salah satu hikmah dari ziarah ini adalah bisa menenangkan dan mendamaikan hati, meluruskan niat kita kembali. Sebagai mana Rasulullah ketika ditanya, ‘Siapa para Auliya Allah itu? Maka Rasulullah menjawab: para Auliya Allah itu jika kalian melihat mereka maka akan mengingatkan kalian kepada Allah’. Begitu juga ketika datang berziarah kesana, bagi hati yang mana saat itu galau bisa mendapatkan pencerahan kembali. Apalagi mengingat Syekh Ahmad al-Badawi itu merupakan seorang wali besar pada zaman beliau”. Tutur Wakil gubernur KMKM 2017/2018, Sa’dillah Tarsimawi, yang juga turut serta berziarah ke Thantha.
“Dan disamping itu untuk mengingatkan kita juga bahwa kehidupan didunia ini terbatas dan kita suatu saat akan kembali kepada Allah SWT” tambahnya.
Reporter: Abdan Adila
Editor: Daimah Kholisoh





Uma love love dech kmkm